4. Geng Xue 2

Contemporary Ceramic Biennale

HIGHLIGHT on Contemporary Ceramics: The 4th Jakarta Contemporary Ceramics Biennale (JCCB-4) merupakan program kegiatan hasil kerjasama Galeri Nasional Indonesia dan Jakarta Contemporary Ceramics Biennale (JCCB) menampilkan karya-karya dari 41 seniman yang berasal dari 20 lebih negara.

Merupakan perhelatan seni keramik kontemporer dua tahunan (biennale) yang terbesar di Asia Tenggara. Melalui tema “Ways of Clay: Perspectives Toward the Future”, JCCB akan menafsirkan sejarah sebagai perspektif dalam memahami praktik seni keramik ke depan.

Kenyataan historis menunjukkan penggunaan material lempung dan media keramik 1. Eddie Hara 2tidak bisa dibatasi oleh pengelompokan kategoris objek estetik yang dibentuk pada masa seni modern. Bahkan, hingga kini lempung dan keramik selalu menarik perhatian perupa dari berbagai latar belakang. Gambar dikiri merupakan kreasi seni oleh Eddie Hara.

Warisan Sejarah
Inilah yang menjadi premis JCCB untuk selalu melibatkan peserta dari latar belakang bukan pekeramik. “Ways of Clay: Perspectives Toward the Future” hendak memahami hubungan antara gagasan seniman dan cara ekspresi, di mana perspektif terhadap material dan media mempengaruhi proses kreasi serta apresiasi sebuah praktik seni. “Status” merupakan gambaran kondisi dan keadaan praktik seni keramik, namun serta merta mengandung pengertian politis ketika dihadapkan dalam lingkup sejarah, teori, dan wacana seni rupa.

2. Maria Volokhova 2Secara kontinum, perubahan dan paradoks tersebut telah menjadi bagian dari kesadaran seniman keramik hingga hari ini. Gambar dikanan merupakan kreasi seni oleh Maria Volokhova. Menariknya, justru sifat paradoks ini yang menyebabkan praktik seni keramik bertahan dan menjadi bagian dari zeitgeist seni itu sendiri.

Keramik merupakan tradisi yang dimulai sejak awal peradaban dan hingga kini menjadi bagian dari kehidupan manusia. Wilayah keramik merentang dari area pottery, desain, seni, dan arsitektur. Pengertian netral keramik sebagai lempung yang telah dibakar, menyebabkannya menjadi bagian semua kategori dalam seni rupa modern, seperti seni dekoratif, seni plastis, desain, craft, dan fine art.

3. Diego Akel 2Kini ketika seni didominasi oleh media berbasis digital, di satu sisi praktik seni keramik menjadi bagian dengan memanfaatkan kemungkinan teknologi sebagai bagian dari ekspresi seni. Gambar dikiri merupakan kreasi seni oleh Diego Akel. Namun di sisi lain ia menjadi antitesis dunia virtual, ketika lempung kini makin dipahami sebagai material eksperential, maka praktik seni keramik adalah pengalaman tentang materialitas yang menawarkan jalan untuk kembali ke realitas.

Mengaktivasi dan membentuk ekologi seni keramik dengan melibatkan berbagai lembaga pendidikan menengah dan perguruan tinggi seni, studio keramik individual, industri keramik, kerajinan dan komunitas pembuat keramik.

Lokasi dan Tempat Residensi
Bandung: FSRD-ITB, ISBI-Bandung, Kandura-Studio, Ahadiat Joedawinata Studio, SMKN 14 (SMSR).
Majalengka: Jatiwangi Art Factory (JAF).
Yogyakarta: Timboel Rahardjo Studio-Kasongan, ArsKala Principle Studio.
Semarang: Sango Ceramics. Bali: Jenggala Ceramics, Agung Ivan Studio, Tanteri Ceramics.

Para Seniman Residensi
Angie Seah (Singapura) – Arya Pandjalu (Indonesia) – Awangko Hamdan (Malaysia) – Danijela Pivasevic-Tenner (Serbia/Jerman) – Eddie Hara (Indonesia/Swiss) – Elodie Alexandre (Perancis/India) – He Wenjue (China) – Joris Link (Belanda) – Jose Luis Singson (Filipina) – Joseph Hopkinson (Wales/United Kingdom) – Kawayan De Guia (Filipina) – Ljubica Jocic Knezevic (Serbia) – Maria Volokhova (Ukraina/Jerman) – Nao Matsunaga (Jepang/united Kingdom) – Pei-Hsuan Wang (Taiwan) – Richard Streitmatter-Tran (Vietnam) – Ryota Shioya (Jepang) – Soe Yu Nwe (Myanmar) – Thomas Quayle (Australia) – Uji ‘Hahan’ Handoko (Indonesia).

Poster JCCB-4a

Keramik merupakan tradisi yang dimulai sejak awal peradaban dan hingga kini menjadi bagian dari kehidupan manusia. Wilayah keramik merentang dari area pottery, desain, seni, dan arsitektur. Pengertian netral keramik sebagai lempung yang telah dibakar, menyebabkannya menjadi bagian semua kategori dalam seni rupa modern, seperti seni dekoratif, seni plastis, desain, craft, dan fine art.

5. Thomas Quayle 2Keramik merupakan salah satu praktik artistik yang sangat bersifat material. Bukan hanya dilihat, kita terhubung dengan keramik karena hampir semua benda keramik senantiasa dipegang dan disentuh dalam rutinitas sehari-hari. Gambar dikanan merupakan kreasi seni oleh Thomas Quayle.

Ways of Clay melihat bahwa keramik dan lempung bagi manusia adalah sesuatu yang tak terelakkan.

Pameran Terbuka untuk Umum dan Bebas Biaya
8 Desember 2016 – 22 Januari 2017
Pukul 10.30 – 18.00 WIB
di Gedung A, B, & C Galeri Nasional Indonesia
Jl. Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta Pusat, Indonesia
Pameran Tutup pada Hari Libur Nasional

Seminar Ways of Clay: Perspective Toward the Future
Kamis, 8 Desember 2016
Pukul 11.00 – 14.00 WIB
di Ruang Seminar Galeri Nasional Indonesia
Pembicara: Nurdian Ichsan (Kurator), Arya Pandjalu (Seniman), Kawayan de Guia (Seniman, Filipina)
Moderator: Rizki A. Zaelani

Artists Talk, Ceramic Sharing and Presentation
8 Desember 2016 – 22 Januari 2017
Pukul 11.00 – 15.00 WIB
di Ruang Seminar Galeri Nasional Indonesia

Interaktif Performance (Gallery)
8 Desember 2016
Pukul 16.00 – 17.00 WIB
di Ruang Pamer Galeri Nasional Indonesia
Bersama para Seniman Peserta Pameran JCCB-4: Ryota Shioya (Japan), Masha Ru (Rusia/Belanda) dan Dina Roussou (Yunani/Belanda)

Ceramic Workshops
Setiap hari Sabtu dan Minggu mulai 9 Desember 2016 hingga 22 Januari 2017

I-Now