GNI Koleksi Istana Kepresidenan flyer 2018 2

Indonesia Semangat Dunia

HIGHLIGHT on Art & History Exhibition: Tahun 2018 ini Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ke-18. Jika Asian Games merupakan perhelatan olahraga, pameran seni rupa koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia yang diselenggarakan tahun ini menjadi perhelatan olah rasa yang diharapkan dapat memperkaya pengalaman masyarakat Indonesia maupun tamu yang hadir di Jakarta pada bulan Agustus 2018 ini.

Pameran ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Usaha keras, kerjasama dan kooperasi yang baik, persaingan yang sehat dan sportivitas merupakan pokok-pokok utama dalam perhelatan olahraga. Pokok-pokok itu menginspirasi tema “semangat” untuk pameran tahun ini.

Lukisan-lukisan terpenting suatu negara seringkali menggambarkan kisah-kisah perjuangan yang mengekspresikan semangat bangsa itu. Namun tentunya bukan lukisan-lukisan bertemakan kepahlawanan saja yang bisa menunjukkan semangat sebuah bangsa. Semangat perjuangan dapat juga diekspresikan melalui metafora, mitologi, legenda, bahkan fabel. Selain itu, semangat bangsa juga tidak terbatas pada aspek perjuangan saja. Banyak semangat-semangat lain yang pada masa ini yang sangat penting untuk dimiliki demi majunya sebuah bangsa dan negara.

Kaya seni dibawah ini adalah cat minyak pada papan | oil on board karya Hendrik “Henk” Hermanus Joel Ngantung berjudul Memanah | Shooting an Arrow 1944 | 152 x 152 cm Foto Dok. Istana Kepresidenan Republik Indonesia.
GNI Koleksi Istana Kepresidenan 2018 Henk Ngantung 2

Pameran Benda Seni koleksi Istana Kepresidenan 2018 bertajuk “Indonesia Semangat Dunia” merupakan wujud nyata apresiasi atas karya seni dan budaya, yang diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi, kreatifitas untuk mengembangkan imajinasi serta guna memacu semangat Generasi muda dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif.

Selain menyuguhkan dimensi lain dari sebuah koleksi negara yang tidak hanya menampilkan konsep Nasionalisme serta identitas bangsa, pameran kali ini juga menampilkan sisi diplomasi dari koleksi Karya seni rupa Istana Kepresidenan.

Kaya seni dibawah ini adalah cat minyak pada kanvas | oil on canvas berjudul Raden Saleh karya Syarif Bustaman. Perkelahian dengan Singa | Fighting with a Lion 1870 | 194 x 271 cm Foto Dok. Istana Kepresidenan Republik Indonesia.
GNI Koleksi Istana Kepresidenan 2018 Raden Saleh 2

Dalam pameran tahun 2018 ini disuguhkan sebanyak 45 karyalukisan, patung dan seni kriya, hasil karya dari 34 seniman Indonesia dan mancanegara, yang merupakan koleksidari 5 Istana, yakni Istana Kepresidenan Jakarta, Istana Bogor, Istana Tampaksiring, Istana Yogyakaradan Istana Kepresidenan Cipanas. Para seniman tersebut diantaranya dari Indonesia – Raden Saleh, Dullah, Henk Ngantung, Nasjah Jamin, Basoeki Abdullah serta Harijadi S.

Sementara dari manca Negara antara lain Zsiemond Kisfaludi Strobel, Walter Spies, Fernando Amorsolo dan Yevgeny Viktorovich Vuchetich.

GNI Koleksi Istana Kepresidenan 2018 Zsigmond Kisfaludi Stróbll 2Sebelah kanan adalah karya seni berjudul Pemanah | Archer – 1919 karya Zsigmond Kisfaludi Stróbl. Perunggu | bronze. t. 225 cm Foto Dok. Istana Kepresidenan Republik Indonesia.

Karya seni unggulan masa lalu
Penyelenggaraan pameran ini bertujuan untuk mengajak masyarakat menikmati karya para seniman masa lalu yang mempunyai nilai-nilai luhur, keutamaan serta semangat perjuangan. Selain itu, untuk menunjukkan eksistensi karya unggulan seniman Indonesia dan wujud komitmen Kementerian Sekretariat Negara dalam merawat serta melestarikan karya seni unggulan masa lalu yang merupakan aset negara.

Untuk memeriahkan pameran, sejumlah kegiatan pendukung telah disiapkan diantaranya Lomba Lukis Kolektif Pelajar dari 34 Provinsi, kegiatan workshop Menjadi Apresiator Seni Terhebat yang diikuti oleh para pelajar wilayah DKI, dan kegiatan ini akan digelar selama pameran berlangsung.

Terselenggaranya pameran tahun 2018 merupakan kerja sama antara Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, Badan Ekonomi Kreatif, Mandiri Art dan Tim Kurator.

Torch Relay Asian Games
Disamping pameran benda seni, terdapat momen istimewa, yang tidak setiap tahun terjadi, yakni prosesi “Torch Relay” Asian Games di Halaman Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2018, sore hari, sebelum upacara penurunan bendera pusaka. Torch Relay Asian Games ini akan dibawa oleh sejumlah atlet yang kemudian diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. Prosesi ini merupakan bagian dari rangkaian perhelatan Asian Games Tahun 2018, yang akan secara resmi dibuka pada 18 Agustus 2018.

Workshop KamiSketsaGalNas
09.00 – 15.00
Di Ruang Workshop Sketsa Galeri Nasional Indonesia
*4–31 Agustus2018 |Sketsa Bersama
* Kamis, 9, 16, 23, dan 30 Agustus 2018

Workshop KamiSketsaGalNas merupakan salah satu program yang melibatkan secara langsung para pengunjung Galeri Nasional Indonesia (GNI) dalam berproses kreatif atau menciptakan karya seni, khususnya sketsa.

Program Bimbingan Edukasi “Menjadi Apresiator Seni Terhebat”
15 Agustus 20180 | 08.30 – 13.00
Di Ruang Serba Guna Galeri Nasional Indonesia

Menjadi Apresiator Seni Terhebat merupakan kegiatan yang dilaksanakan GaleriNasional Indonesia sebagai “leader project” dalam mencetak apresiator seni yang terhebat. (memilikietikadankualitasbaikdalammengapresiasikaryasenirupa). Program yang diikuti para pelajar SMP atau SMA sederajat se-Jabodetabek.

Lomba Lukis KolektifPelajar Tingkat Nasional
25 Agustus 2018 | 09.00 – 12.00
Di Ruang Serba Guna Galeri Nasional Indonesia

Lomba Lukis Kolektif Pelajar Tingkat Nasional merupakan lomba yang diikuti oleh perwakilan dari 34 provinsi di seluruh Indonesia secara berkelompok.

45 KARYA
Karya lukisan, patung, kriya, kristal, dan arsip terkait dengan gambaran kisah-kisah perjuangan atau kepahlawanan yang mengekspresikan semangat bangsa Indonesia. Semangat perjuangan tersebut diekspresikan melalui metafora, mitologi, legenda, dan fable.

Pameran
4 – 31 Agustus 2018 | pukul 10.00 – 20.00 WIB
Gedung A Galeri Nasional Indonesia

I-Now