Haryadi Suadi 2

Haryadi Suadi 1938~2016

HIGHLIGHT on Art & Culture: Galeri Nasional Indonesia & Artmadilaga. Art & Culture menghadirkan pameran tunggal Senior graphic artist Haryadi Suadi.

Beliau lahir di Cirebon 20 Mei 1939 dengan pendidikan: 1969 dan lulus FSRD ITB, jurusan Seni Murni Studio Seni Grafis. Inilah pameran impian terakhir dan pameran tunggal terbesar sepanjang sejarah berkesenian almarhum Haryadi Suadi.

Pameran yang juga menampilkan kolaborasi karya Haryadi Suadi bersama putra-putrinya: Radi Arwinda & Risa Astrini ini menyajikan sekitar 120 lebih karya lukisan (cat minyak & akrilik pada kanvas), grafis (*woodcut*, serigrafi, linografi/cetak grafis lino, & *xerography*), lukisan kaca, & embroidery.

Penghargaan
– 1967 – Best woodcut ITB Annual Exhibition, Bandung
– 1970 – Best woodcut “23rd Sozo Bijutu” Exhibition Tenoji Museum, Osaka, Japan
– 1982 – Best painting (glass painting) Painting Exhibition of the Jakarta Painting Biennale TIM, Jakarta

Pameran Persembahan
*Haryadi Suadi (1938–2016)
*Radi Arwinda
*Risa Astrini

Beliau meninggal dunia di usia 76 tahun di kediaman-nya di Bandung pada tanggal 8 Januari 2016. Pada saat beliau sedang mempersiapkan pameran tunggal yang direncanakan pada bulan Maret 2016 ini.

Haryadi Suadi memulai seni grafis pada tahun 1970, yang mana beliau dikategorikan sebagai pioner dalam seni kontemporeri Indonesia. Beberapa hasil karya beliau menggambarkan figur wayang dalam sentuhan modern dan menghasilkan karya yang sangat unik.

JADWAL PAMERAN
1 – 10 April 2016
Pukul 10.00-19.00 WIB
Gedung A Galeri Nasional Indonesia

I-Now